Program D-III Perbankan
A.1. Jati Diri
Program Diploma III Fakultas Ekonomi Universitas Syiah yang selanjutnya disebut Program Diploma III, memiliki sejarah yang panjang. Diawali dengan dikeluarkannya SK Menteri P dan K Republik Indonesia no. 9/1964 tanggal 17 Februari 1976 tentang pendirian Akademi Administrasi Niaga Negeri (AANN) di Banda Aceh. Peraturan pelaksanaanya diatur dalam SK Menteri P&K no. 10/1964 tanggal 17 Februari 1964. Namun demikian realisasi pendiriannya baru dilaksanakan tanggal 24 Februari 1966 oleh Brigjen. Nyak Adam Kamil, Gubernur Propinsi Daerah Istimewa Aceh pada saat itu. Pendirian AANN ini kemudian diperkuat dengan SK Mentri P&K RI no. 177/B.3/Kedj. tanggal 23 September 1966. Dalam kegiatan akademiknya, AANN mempunyai 2 (dua) jurusan, yaitu Jurusan Kesekretariatan dan Jurusan Akuntansi. Sampai penutupannya pada tahun 1974, AANN dibina oleh 7 orang dosen tetap, 62 orang dosen tidak tetap dan 2 orang tenaga administrasi. Diantara dosen tetap dan tidak tetap tersebut ditunjuklah orang yang bertindak sebagai pimpinan dan staf administrasi.
Pada tahun 1972, pemerintah mengeluarkan Kepres no. 34 tahun 1972 yang menetapkan bahwa semua akademi yang berada dibawah Departemen P&K harus ditutup dan selanjutnya pembinaan ex AANN secara administratif dan akademis dilimpahkan kepada Fakultas Ekonomi Negeri terdekat. Sebagai tindak lanjut dari Kepres tersebut maka AANN Banda Aceh diintegrasikan ke dalam lingkungan Fakultas Ekonomi Unsyiah, yang dikenal sebagai PAAP (Pendidikan Ahli Administrasi Perusahaan), mulai awal tahun 1975 yang diperkuat dengan SK Mentri P&K no.042/U/1975 tanggal 18 Maret 1975. Pada periode awal ini, PAAP yang dibina oleh Fakultas Ekonomi Unsyiah mempunyai dua jurusan, yaitu Jurusan Kesekretariatan dan Jurusan Akuntansi. Dalam perkembangannya kemudian, Jurusan Kesekretariatan berubah nama menjadi Jurusan Pemasaran. Hal ini terjadi karena dipandang sesuai dengan kurikulum yang diterapkan, lulusan yang dihasilkan bukanlah dimaksudkan untuk menjadi sekretaris yang profesional melainkan lebih menitikberatkan kepada ilmu akuntansi.
Untuk memenuhi kebutuhan tenaga terampil di bidang kesekretariatan, Universitas Syiah Kuala bekerjasama dengan the Asia Foundation dan Mobil Oil Indonesia serta didukung oleh Gubernur Provinsi Daerah Istimewa Aceh membuka Program Diploma Kesekretariatan pada tahun 1977, dengan pembinaan dibawah Rektor Unsyiah.
Untuk memenuhi kebutuhan tenaga terampil dalam perkoperasian, maka pada tahun 1981 dibuka satu jurusan baru yaitu Jurusan Koperasi, sebagai bagian dari PAAP.
Pada tahun 1984, ketiga jurusan yang berada dibawah PAAP, yaitu Jurusan Akuntansi, Jurusan Pemasaran, dan Jurusan Koperasi bersama dengan Program Diploma Kesekretariatan, berdasarkan SK Dirjen Dikti Departemen P&K no. 59/DIKTI/Kept/1984 tanggal 31 Juli 1984 diintegrasikan menjadi satu dengan nama Program Diploma III Ekonomi. Dengan demikian maka Program Diploma III Ekonomi mempunyai empat program studi, yaitu Program Studi D-III Akuntansi, Program Studi D-III Pemasaran, Program Studi D-III Kesekretariatan, dan Program Studi D-III Koperasi.
Sejak tahun akademik 1997/1998, dua program studi baru dibuka di bawah Program D-III Ekonomi, yaitu Program Studi D-III Perpajakan dan Program Studi D-III Perbankan. Pendirian kedua program studi ini dikuatkan oleh surat keputusan Dirjen Dikti Depdikbud No. 126/DIKTI/Kep/1998 tanggal 24 April 1998 untuk Program Studi D-III Perpajakan dan no. 88/DIKTI/Kep/1998 tanggal 12 Maret 1998 untuk Program Studi D-III Perbankan. Kedua program studi ini menerima mahasiswa perdananya pada tahun akademk 1998/1999.
Sampai dengan tahun akademik 2000/2001, pembinaan semua program studi D-III berlangsung dibawah Dekan Fakultas Ekonomi yang berkoordinasi dengan masing-masing Ketua Jurusan yang terkait. Namun sejak semester ganjil tahun 2001/2002, pengelolaan semua program studi dikoordinasikan dibawah unit khusus, Program Diploma III Fakultas Ekonomi Unsyiah dengan struktur organisasi tersendiri. Pengelolaan secara terpisah ini didasarkan kepada SK Rektor Unsyiah no. 373 tanggal 1 Oktober 2001.
Program studi Manajemen Perbankan adalah salah satu program studi yang bernaung di bawah Program Diploma III Fakultas Ekonomi Unsyiah dikelola oleh ketua program dibantu oleh sekretaris program dan 2 orang tenaga administrasi. Pendirian program studi ini dimaksudkan untuk mengantisipasi permintaan masyarakat yang sangat besar akan program studi ini.
Pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan pada program studi ini mengacu kepada visi, misi, sasaran dan tujuan seperti diuraikan di bawah ini.
A.2. Visi
Menjadi Program Studi Diploma III Manajemen Perbankan terkemuka, sebagai pusat penyedia tenaga kerja berkualitas yang menguasai pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang ilmu perbankan yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika.
A.3. Misi
Secara umum Misi Program Studi Diploma III Manajemen Perbankan Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala adalah sebagai berikut:
- Menyelenggarakan sistem pendidikan Diploma untuk menghasilkan lulusan siap pakai yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam bidang ilmu perbankan serta mampu mengaplikasikannya sesuai dengan kebutuhan pengguna (users).
- Mengembangkan berbagai kerja sama dengan/ antar instansi terkait menuju kemandirian dalam penyelenggaraan pendidikan.
- Mengembangkan pendidikan moral dan etika di lingkungan civitas akademika.
- Meningkatkan kualitas program studi secara berkesinambungan guna mendukung proses belajar mengajar melalui penerapan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi yang bercirikan “good and clean governance”.
A.4. Sasaran dan Tujuan
Tujuan pengembangan Program Studi Diploma III Manajemen Perbankan (Prodi DEB) Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala, yang didasarkan atas visi dan misinya dapat dinyatakan sebagai berikut:
Mendidik tenaga-tenaga yang mempunyai keahlian dalam bidang perbankan dengan bekal kemampuan yang cukup untuk :
- Memiliki dan memahami pengetahuan tentang Perbankan secara umum;
- Menguasai ketrampilan teknis dalam bidang perbankan;
- Memahami seluk beluk bank dan peranannya dalam pembangunan; dan
- Menduduki posisi menengah dalam bidang perbankan maupun bank perkreditan rakyat.














